Jumat, 17 Juni 2016

7 Tips Jitu Menulis Bagi Penulis Pemula





Anda suka menulis?
Teruslah menulis hingga menghasilkan sebuah karya yang hebat dan menginspirasi. Karena semua penulis hebat terlahir dari penulis pemula yang gigih belajar untuk menjadi tahu.

            Sebuah kesuksesan berawal dari belajar, niat dan kemauan yang keras. Begitu pula dengan para penulis. Tidak mungkin mereka langsung dikenal, bukunya menjadi best-seller bahkan berhasil di filmkan. Semuanya berproses dan membutuhkan waktu juga kesabaran.
            Banyak orang yang suka menulis dan bermimpi menjadi penulis sukses. Namun ada orang yang memperjuangkan mimpinya. Namun adapula orang yang hanya menyimpan mimpinya karena takut dengan sebuah tantangan.
            Kunci dari kesuksesan menulis adalah terus berlatih menulis dan menulis. Berikut adalah 7 tips jitu menulis bagi penulis pemula.
1.      Banyak membaca
Jika kita suka menulis maka harus suka membaca. Membaca adalah modal bagi penulis. Bagaimana penulis akan menuangkan kata-kata dalam tulisannya jika dia sendiri minim kosa kata dan pengetahuan, karena malas membaca.
2.      Disiplin menulis
Untuk mengasah kemampuan menulis maka penulis harus disiplin dalam menulis. Misalnya harus memiliki komitmen menulis setiap hari. Karena sukses tak mungkin bisa diraih tanpa disiplin.
3.      Semangat menulis
Semangat menulis adalah senjata ampuh untuk mengusir rasa malas. Semangatlah yang membuat penulis mampu menyelesaikan karyanya hingga selesai apapun tantangannya.
4.      Siap dikritik
Seseorang mengkritik tulisan kita bukan berarti membenci kita. Namun, jadikan kritikannya sebagai penyemangat untuk menulis lebih baik lagi.
5.      Selalu meminta saran
Apapun yang kita tulis bukan hanya kita yang membaca. Sehingga ada kemungkinan kita menganggap tulisan kita keren. Namun, orang lain menilai sebaliknya. Maka saran dari orang lain sangat kita butuhkan untuk menjadikan tulisan kita lebih berkualitas
6.      Menulis dengan kata-kata yang sederhana
Hindari pemborosan kata-kata dengan menulis berbelit-belit. Gunakanlah kata-kata yang sederhana namun mewakili  seluruh topik yang akan disampaikan kepada pembaca.
7.      Percaya diri
Jangan pernah malu untuk mempublikasikan tulisan kita. Mulailah percaya diri untuk memperlihatkan tulisan kita kepada orang lain.

Semoga tips menulis diatas membantu para penulis pemula mewujudkan impiannya.
Selamat berkarya!

6 Cara Membiasakan Menulis






                                   
“Jangankan menulis buku menulis status saja bingung apa yang harus ditulis”
Nah, ungkapan tersebut mungkin pernah kita dengar atau mungkin kita sendiri yang ungkapkan. Sama halnya dengan profesi lainnya, mereka bisa karena terbiasa. Seorang sopir mahir menyetir bahkan mampu mengantarkan kita ke tempat tujuan yang jauh sekalipun. Awalnya mereka tak bisa menyetir namun karena terus diasah dan terbiasa setiap hari akhirnya menjadi sopir yang mahir.
Begitu pula dengan penulis. Tak mungkin menjadi penulis hebat jika tidak diawali dengan membiasakan menulis. Karena dari pembiasaan itulah penulis akan semakin mengasah kemampuannya. Penulis akan terus belajar bagaimana tulisannya berkualitas. Apa sih rahasianya agar bisa menulis? Ya, membiasakan menulis agar tulisan kita menjadi lebih baik.
Pembiasaan inilah yang kadang membuat seseorang sulit melakukannya. Tapi mau tidak mau jika ingin menjadi penulis hebat maka harus membiasakan menulis. Berikut adalah 5 cara membiasakan menulis
1.      Memiliki jadwal menulis
Memiliki jadwal dan komitmen untuk mematuhinya adalah langkah awal membiasakan menulis. Luangkan waktu menulis minimal 1 jam sehari.
2.      Menulis tema yang kita kuasai
Menulislah topik yang kita kuasai. Karena hal tersebut akan memudahkan kita dalam proses menulisnya.
3.      Menulis dengan gaya sendiri
Setiap penulis memilki gaya menulis tersendiri. Mungkin kita menyukai salah satu gaya penulis favorit kita. Namun ketika kita menulis jadilah diri sendiri. Tidak mengikuti gaya mereka.
4.      Manfaatkan tekhnologi
Saat ini tak butuh alasan untuk “tidak mengerti” karena perkembangan tekhnologi memudahkan mencari apa yang kita butuhkan. Termasuk dalam hal belajar menulis. Internet menyediakan beragam materi seputar kepenulisan. Banyak juga training menulis via online. Sehingga dimanapun dan kapanpun penulis pemula dapat belajar dengan mudah.
5.      Membiasakan membaca untuk menulis
Membiasakan membaca adalah wajib dilakukan oleh penulis. Membaca akan memberikan banyak ide, kosa kata dan pengetahuan bagi penulis. Sehingga penulis memiliki segudang kata untuk dituangkan dalam tulisannya.
6.      Jangan turuti “mood”
Bete, malas, ga mood adalah penyakit yang dapat membunuh semangat menulis kita. Maka ketika perasaan itu datang maka segera paksakan untuk menulis. Atau lakukan cara lain agar semangat menulis tumbuh kembali
Dari pembiasaan menulis status positif tidak menutup kemungkinan bisa manjadi sebuah buku yang menginspirasi.
Selamat menulis!

Minggu, 05 Juni 2016

Perlukan Training Menulis?

Jika kita menulis mengeluarkan semua ide, gagasan dan kreasi yang ada di pikiran kita dalam sebuah tulisan. Maka kita harus memiliki stok agar kita tidak kehabisan ide atau kata-kata ketika menulis selanjutnya. Seperti sebuah teko  jika air didalamnya terus dituangkan dalam gelas maka perlahan akan habis. Dan kita harus mengisi kembali agar tidak kosong.

Sebuah teko diisi
dengan air agar dapat dituangkan. Maka pikiran kita pun harus diisi dengan ilmu, ide dan gagasan agar  tidak kosong ketika akan dituangkan dalam sebuah tulisan.Salah satu cara untuk mendapatkan ilmu khususnya ilmu seputar kepenulisan adalah dengan membaca, belajar atau mengikuti training menulis

Seiring meningkatnya minat membaca dan menulis. Maka untuk mengembangkan kegitan positif ini beberapa lembaga mengadakan training untuk mereka yang memiliki passion di dunia kepenulisan. Perlukah training tersebut bagi penulis?
Sudah pasti perlu. Karena dengan training ini penulis akan banyak menimba ilmu dan pengetahuan baru seputar kepenulisan. Beberapa grup atau lembaga biasanya mengadakan training kepenulisan dalam kurun waktu tertentu. Dengan isi training seputar dunia kepenulisan dari A-Z.

Dengan mengikuti training kita akan lebih percaya diri bahwa apa yang kita kerjakan berdasarkan ilmunya. Karena dalam training tersebut kita akan diajarkan beragam pengetahuan tentang menulis. Juga trik dan tips cara menulis, membuat kata-kata yang menarik untuk dibaca. Sehinga kita memiliki keberanian untuk menulis dan mempublikasikan tulisan kita.

Training menulis merupakan wadah para penulis. Disanalah kumpulan para penulis dengan segudang karya, pengalaman dan tantangan. Semuanya adalah ilmu yang bisa kita pelajari. Mentor-mentor hebat yang siap membagi ilmunya. Juga rekan-rekan penulis yang memiliki beragam cerita dan pengalaman tentang menulisnya. Sehingga kita akan memiliki semangat baru untuk konsisten menulis

Nah, tak ada lagi yang harus dipertimbangkan untuk mengikuti training seputar dunia kepenulisan. Banyak sekali manfaat yang bisa kita petik dari training menulis.
Punya ponsel canggih?
Jangan hanya digunakan untuk selfie atau chat dong!
Yuk, manfaatkan untuk mengikuti training menulis online!

Alasan Untuk Konsisten Menulis

Setiap orang sebenarnya bisa menulis. Karena menulis bukanlah bakat namun menulis adalah
keterampilan yang akan berkembang  jika terus diasah. Banyak orang yang suka menulis namun karena berbagai hal dia menulis ketika waktu luang atau ketika mood datang.

Padahal modal utama penulis adalah kosisten dalam menulis. Tanpa konsisten menulis kemampuan dan keterampilannya tidak akan terasah. Menulis adalah sebuah proses sehingga membutuhkan latihan yang istiqomah. Luangkan waktu minimal satu jam sehari untuk menulis.

Ingin jadi penulis tapi menulis hanya seminggu sekali. Waah! Ini adalah kebiasaan yang harus dirubah. Jadi harus menulis setiap hari? Sebaiknya seperti itu penulis harus terus latihan. Menulis, menulis dan menulis.

Ingin jadi penulis?
Buktikan dengan menulis secara konsisten! Ini adalah alasannya mengapa menulis harus konsisten
1. Saat menulis kita akan menjadi diri sendiri. Kita akan menulis dengan lancar apa yang ada dalam pikiran kita. Semua ide dan gaya bahasa kita tuangkan dalam sebuah tulisan sehingga menjadi ciri khas kita.
2. Konsisten dalam menulis seperti mengasah sebilah pisau. Jika terus diasah maka akan semakin tajam. Begitupun dalam menulis. Jika terus dilatih maka keterampilan menulis kita akan semakin baik. Karena tidak ada teori yang paling jitu untuk menjadi penulis hebat selain latihan menulis
3. Menulis akan membuat penulis lebih percaya diri dan kita bangga akan hasil karya kita. Dengan berani mempublikasikan tulisan kita berarti kita telah memiliki rasa percaya dirita akan bangga bahkan tak bisa mengungkapkan dengan kata-kata ketika buku pertama kita terpampang di toko buku.
4. Menulis mengubah kesedihan, masalah atau kesulitan menjadi sebuah ide. Jadilah penulis kreatif ketika memiliki masalah atau kesedihan bukan hanya menangis diatas bantal ataupun mengeluh. Namun tuangkan kesedihan dan masalah dalam sebuah tulisan. Biasanya ketika ada konflik dalam hati tulisan itu akan lebih kena karena kita menulis dengan hati dan mengalami aoa yang kita tulis
5. Menulis akan meningkatkan kreativitas kita. Bisa dibayangkan jika kita tidak kretif dalam menulis. Maka kita akan menulis tema yang sama bahkan tidak memiliki inovasi. Hal ini akan bisa kita atasi jika kita konsisten dalam menulis.

Yuk, mulai konsisten dalam menulis. Karena semuanya berproses tak ada yang instant. Proses dan kesabaran juga konsisten inilah yang akan membuahkan hasil.