Rabu, 29 Juni 2016

5 Langkah Jitu Untuk Penulis Pemula




Setiap orang sudah pasti memiliki cita-cita dan impian dalam hidupnya. Namun terkadang kita bingung langkah apa yang harus dilakukan untuk menggapainya. Disinilah kita membutuhkan mentor yang akan mengarahkan kita untuk mencapai tujuan yang kita impikan.
Jika impian kita menjadi seorang penulis maka berusahalah untuk mewujudkannya. Ambillah langkah tepat yang bisa mewujudkan kita sebagai penulis. Nikmati dan syukuri prosesnya. Langkah yang salah bukannya membuat kita lebih berkembang malah sebaliknya.
 Yuk, kita belajar langkah jitu yang harus dilakukan penulis pemula!. Sehingga langkah kita tepat dan waktu tidak terbuang percuma
1.      Memiliki mentor
Mentor adalah seseorang yang akan membimbing kita. Dengan adanya mentor kita memiliki tempat untuk bertanya, guru yang akan mengarahkan langkah kita. Memotivasi dan mengoreksi kesalahan sehingga kita akan menemukan solusi untuk menyelesaikannya. Indari Mastuti merupakan salah satu mentor di Indscript Training Center akan selalu memotivasi para peserta untuk lebih produktif menulis. Dengan arahan dan bimbingannya banyak penulis yang sukses dalam dunia menulisnya. Sudahkah anda memiliki mentor?
2.      Bergabung dengan komunitas penulis
Masuk ke dalam grup atau komunitas penulis adalah hal wajib dilakukan calon penulis. Disinilah wadah kreatifitas penulis bisa berbagi tips, pengalaman dan beragam ilmu tentang dunia menulis. Indiscript Training Center memiliki beberapa grup nulis dan bisnis yang penuh dengan ilmu dan pengalaman.
3.      Ikuti training menulis
Semua orang bisa menulis. Hal ini terbukti ketika membuka sosial media beragam tulisan kita temukan dari mulai status galau hingga curhat pribadi. Semua orang bisa menulis namun tidak semua orang mampu menulis tulisan yang kaya akan ilmu, informasi dan solusi. Training menulis merupakan pelatihan yang sebaiknya penulis ikuti untuk menjadi penulis produktif. Bagi penulis yang selalu semangat belajar, Indiscript Training Center menyelenggarakan beragam pelatihan nulis dan bisnis.
4.      Banyak membaca
Modal penulis adalah membaca. Membaca akan semakin menambah banyak kosa kata, bahasa dan pengetahuan. Sehingga banyak bahan yang bisa dijadikan tulisan
5.      Belajar dari penulis sukses
Kesuksesan yang diraih para penulis terkenal tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Semuanya butuh waktu, proses dan kesabaran. Maka belajarlah dari mereka. Jadikan perjuangan mereka sebagai motivasi kita.
Selamat berkarya!


Senin, 27 Juni 2016

Mengapa Naskahmu Ditolak?





“Maaf naskah yang anda kirimkan belum bisa kami terbitkan”
Ini adalah salah satu bentuk penolakan naskah yang kita kirimkan ke penerbit. Pernah mengalami hal tersebut?
Mungkin hampir semua penulis pernah mengalami hal yang sama. Sekalipun para penulis terkenal, pasti pernah mengalami penolakan naskah. Bayangkan naskah yang kita tulis dalam waktu yang lama dengan, menguras energi dan pikiran. Ketika sudah selesai kita kirim ternyata ditolak.
           Tapi jangan pernah patah semangat, terus menulis dan menulis lagi. Perbaiki apa yang kurang dari tulisan kita. Penolakan naskah bukan hal yang harus ditakuti penulis, namun suatu tantangan yang harus dihadapi. Mengapa naskah kita ditolak?
Setiap penerbit memiliki alasan tersendiri terhadap naskah yang ditolak.  Berikut adalah alasan penerbit menolak naskah kita
1.      Isi naskah sudah umum
Penerbit ingin naskah yang unik, fresh dan tidak umum dipasaran. Karena naskah yang sudah umum mungkin membuat pembaca bosan. Ciptakan naskah dimana tema-nya mungkin sudah umum namun buatlah menjadi lebih unik.
2.      Naskah tidak sesuai dengan karakter penerbit
Sebelum mengirimkan naskah kita harus memperhatikan karakter penerbit. Pelajari tema apa yang penerbit butuhkan sehingga kita tidak salah sasaran. Manfaatkan internet untuk mencari informasi kriteria juga karakter naskah yang dibutuhkan oleh penerbit
3.      Tema naskah sudah tidak menjadi trending topik
Handphone atau fashion yang ketinggalan zaman tidak lagi dilirik oleh masyarakat. Begitu pula dengan tema sebuah naskah. Biasanya tema yang sudah ketinggalan zaman tidak dilirik lagi oleh penerbit apalagi dengan bahasa yang kurang menarik.
4.      Kesalahan Teknis penulisan
Editor kadang merasa kesal ketika mengedit menemukan typo dimana-mana. Ditambah penggunaan EYD yang tidak tepat lebih parah lagi menggunakan bahasa alay. Naskah seperti ini walalupun isinya menarik mungkin bisa jadi ditolak penerbit.
            Apapun alasan penolakan penerbit atas naskah kita. Jangan pernah pesimis terus semangat menulis. Semua alasan penolakan penerbit kita pelajari dan cari solusi untuk memperbaikinya. Ingat lho! novel sekelas Harry Potter saja pernah mengalami 14 kali penolakan. Jadi jangan bersedih jika naskahmu ditolak tapi teruslah belajar dan belajar.